-->

Tenaga Ahli Rusia Seting Ulang Sistem S-300PM-2 Suriah


Tiga batalyon sistem S-300PM beserta amunisinya di kirimkan ke Suriah. Termasuk pos komando resimen juga dibawa. Seluruh perangkat keras menjadi bagian dari peralatan S-300PM, kecuali pengintai dan radar deteksi target udara dari pos komando resimen, yang merupakan bagian dari S-300PM-2”, kata sumber itu.

 Oktober ini, tiga batalyon sistem S-300PM beserta amunisinya di kirimkan ke Suriah. Termasuk pos komando resimen juga dibawa. Seluruh perangkat keras menjadi bagian dari peralatan S-300PM, kecuali pengintai dan radar deteksi target udara dari pos komando resimen, yang merupakan bagian dari S-300PM-2”, kata sumber itu.



Melanjutkan bahwa para spesialis teknis dari perusahaan pertahanan Rusia yang datang kemudian mulai bekerja untuk melengkapi kembali S-300PM ke sistem S-300-PMU-2. Pekerjaan ini sebagian besar berhubungan dengan mengganti kode huruf dan frekuensi interogator darat berbahasa Rusia dengan kode frekuensi radar versi Suriah jelas sumber tersebut.



“Para Tenaga ahli dari Rusia akan menyelesaikan pekerjaan mereka pada akhir Oktober, setelah itu mereka akan kembali ke rumah”, kata sumber terpercaya


Perjanjian untuk mengirimkan sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh S-300 ke Suriah sebelumnya ditandatangani pada tahun 2010 tetapi kemudian ditunda. Hingga 24 September 2018, setelah hilangnya pesawat pengintai Il-20 Rusia di Suriah,

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu mengatakan bahwa Rusia akan mentransfer sistem S-300 ke angkatan bersenjata Suriah agar meningkatkan potensi tempur mereka. Pada tanggal 2 Oktober, Shoigu mengatakan pada Putin bahwa S-300 telah dikerahkan ke Suriah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tenaga Ahli Rusia Seting Ulang Sistem S-300PM-2 Suriah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel