Rencana Pembelian Jet Tempur Sukhoi Su-35 Indonesia Super Flanker Ditunda
Indonesia akan membeli satu set
tambahan Jet Tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia, ujar Direktur Rostec untuk
Kerjasama Internasional dan Regional Policy, Viktor Kladov kepada Interfax pada
hari Jumat, 27 April 2018.
Ria Novosti (5/10) memberitakan
bahwa rencana pembelian jet tempur Sukhoi Su-35 Super Flanker TNI AU yang sudah
ditandatangani kontraknya ternyata ditunda. Padahal, Pemerintah Indonesia
melalui Kementrian Pertahanan RI sudah melobi pihak AS.
Kommersant melaporkan bahwa berita
ini berasal dari pejabat tinggi perusahaan pertahanan, kemungkinan UAC (United
Aircraft Company) yang menaungi pabrik KNAAPO yang membuat jet tempur Sukhoi
Su-35 dan juga sumber pejabat pemerintah Rusia.
“Mereka melakukan pembelian sesuai
dengan sumber keuangan negara,” kata Kladov menanggapi pertanyaan Interfax
mengenai apakah Indonesia mungkin membeli lagi 5 Jet Tempur Su-35.
Kontrak Su-35
Sebelumnya, dirilis TASS, 12-3-2018
Rusia mulai menerapkan kontrak untuk mengirim jet tempur multiperan Su-35S ke
Indonesia, tutur ajudan Presiden Rusia untuk Kerjasama Militer dan Teknis,
Vladimir Kozhin.
Beberapa negara mendapatkan tekanan
saat mereka bersiap menandatangani kontrak dengan Rusia dalam hal pengiriman
persenjataan, kata ajudan Kremlin dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV
Rossiya-24.
0 Response to " Rencana Pembelian Jet Tempur Sukhoi Su-35 Indonesia Super Flanker Ditunda"
Posting Komentar